Tujuh Huruf Penangkal Galau dalam Hidup : T O L E R A N





Kata galau sendiri sudah di generalisasikan oleh anak-anak muda jaman sekarang sebagai suatu perasaan yang bimbang, sedih juga bingung dalam menghadapi suatu masalah. Masalah yang akan saya angkat sekarang adalah mengenai perbedaan, entah itu perbedaan pendapat, prinsip ataupun keyakinan dalam satu hubungan.  Perbedaan-perbedaan tersebut mewarnai hidup menjadi merah, kuning, pink bahkan hitam. Tergantung kita mengendalikan diri dalam menghadapi perbedaan tersebut. Tak jarang, perbedaan tersebut membuat kita merasa galau dalam menjalani hari.

Manusia diciptakan berbeda oleh Tuhan untuk saling melengkapi satu sama lain (sekalipun itu tidak bisa

T O L E R A N S I

http://jilliancvanover.blogspot.com/2011/04/practicing-tolerance.html

T O L E R A N S I  itu warna-warni

Kisah Tentang Toleransi : Maryam yang Terusir Karena Iman



Menjadi bagian dari teater ini, aku jadikan sebagai sarana pembelajaran moral untuk memaknai arti luas sebuah kata “toleransi”. 




1 Mei 2012, tepat ketika tahunku yang ke 21 dimulai di hari itu... dengan segala pengorbanan waktu, tenaga, pikiran dan materi yang terkuras sebelumnya, aku tampil pada sebuah pertunjukan teater berjudul “Maryam yang Terusir Karena Iman” diambil dari novel Maryam karya Okky Madasari, pengarang 5 besar Khatulistiwa Literary Award 2011. 

Di sana aku berperan sebagai Maryam. Sosok yang hatinya penuh dengan dilema, tegar dan pemberontak, aku memaknainya seperti

Masih Toleransi : Keroncong Air Mata

Penyair yang tidak tamat Sekolah Rakyat ini tetap tinggal di desa kelahirannya. Dia memenang Artikel bertopik biografi tokoh Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.an hadiah utama penulisan puisi ANTV (1995).
Bersama Dorothea Rosa HerlianyJoko Pinurbo, dan Ayu Utami, Zawawi pernah tampil dalam acara kesenian Winter Nachten di Belanda (2002).
== Karyanya ==D Zawawi Imron (lahir di Batang-batang, Sumenep, Madura, 1945, tidak diketahui tanggal dan bulannya) adalah sastrawan Indonesia.
Penyair yang tidak tamat Sekolah Rakyat ini tetap tinggal di desa kelahirannya. Dia memenangkan hadiah utama penulisan puisi ANTV (1995).
Bersama Dorothea Rosa Herliany, Joko Pinurbo, dan Ayu Utami, Zawawi pernah tampil dalam acara kesenian Winter Nachten di Belanda (2002).



Toleransi yang Terkubur Mati dalam Hati





Mengacu kepada Ahmad Wahib, seharusnya ”manusia dipandang dan dinilai tanpa dihubunghubungkan
dari kelompok maupun alirannya. Memahami manusia sebagai manusia.”

Konflik, perpecahan, perseteruan, penindasan, pembunuhan mengapa harus terjadi hanya karena iman yang berbeda ? kita dengan keyakinan