Kisah Tentang Toleransi : Maryam yang Terusir Karena Iman
Menjadi bagian dari teater ini, aku jadikan sebagai sarana pembelajaran moral untuk memaknai arti luas sebuah kata “toleransi”.
1 Mei 2012, tepat ketika tahunku yang ke 21 dimulai di hari itu... dengan segala pengorbanan waktu, tenaga, pikiran dan materi yang terkuras sebelumnya, aku tampil pada sebuah pertunjukan teater berjudul “Maryam yang Terusir Karena Iman” diambil dari novel Maryam karya Okky Madasari, pengarang 5 besar Khatulistiwa Literary Award 2011.
Di sana aku berperan sebagai Maryam. Sosok yang hatinya penuh dengan dilema, tegar dan pemberontak, aku memaknainya seperti



