Keajaiban Melodi

Bersyukurlah untuk kita semua yang masih bisa mengoptimalkan kedua fungsi pendengaran yang dianugrahkan Tuhan. Dengan leluasa mampu mendengar berbagai suara... detik jam, detak jantung, hembusan nafas, gaduhnya kekacauan, damainya percikan air, hingga sebuah nada yang diuntun secara teratur, itulah melody.

Sejak dalam kandungan, jabang bayi sesungguhnya sudah mampu mengkonsumsi musik klasik yang dengan ajaib  mampu mencerdaskan otak bayi. Menginjak bayi, orang tua biasanya memperdengarkan bayi sebuah lantunan nada indah sebuah adzan sebagai bentuk doa dan penyambutan. tak pernah terlupakan pula masa-masa dimana kita hanya bermain dan menyanyikan lagu kanak-kanak, b

Remember The Sweetest One



Video ini cukup mewakilkan momen momen manis yang pernah saya alami. 
tak akan banyak bercerita, tinggal tonton saja...

waaaa....jadi pengen nangiiiiiis (╥﹏╥)

:::The one who i love :::


[KyuHyun] eonjebuteo yeohtneunji ijeosseoyo
naega wae ireoneunji nan moreujyo
[RyeoWook] harun gilgiman hago ddeut-I eobneunde
eoddeohge ddo achimi oneun geonji
nan moreujyo
[YeSung] eojjeol soga eobseoyo amugeotdo mothago
I deodin shiganeul jikyeobwahtjyo
eodi-e ihtneunji mu-eoseul haneunji
ojikhan saram maneul saenggakhago ihtgi-e
[KyuHyun] ijae seoneun an doeneungeol nan arayo
saranghalsu eobdaneungeol algo ihtjyo

JOGJA Bersama Rona Mentari

Kamis, 28 april 2011

Dengan muka sedikit layu (walaupun tetap secantik Marshanda) aku dan Rona turun dari kopaja P20 menuju Stasiun Senen. Beruntung stasiun senen tetap buka di hari kamis, hehe. Perjalanan ke senen cukup menguras tenaga, waktu dan emosi. It’s a reality, kapan sih bisa sampai ke senen tanpa harus bercinta dengan kemacetan ??? kapan hah ? siapa yang mau tanggung jawab hah ? presiden ? DPR ? atau orang-orang borjuis yang pake mobil seenaknya? Hah? Hah? *beneran emosi kayanya*

I Love Batik

I love batik ini adalah bentuk rasa cinta kami terhadap batik. kami menggunakan batik di hari yang sama ke kampus Paramadina, pada tanggal 5 mei 2011. 
Ini bentuk apresiasi nyata bahwa kami amat sangat menghargai batik sebagai warisan budaya Indonesia. 


Arief dan Nadia bercengkrama di loby kampus