Penghargaan ini, Merintis Semangat yang Sempat Padam







Waktu itu masa liburan kuliah, aku sedang di Subang. Dede Anggi dan aku sedang bersenda gurau ala smack down, namun tiba-tiba telepon berdering.

“Wah, nomer Jakarta nih. Haloo Assalamualaikum”
Lalu di seberang sana menjawab, “Wa’alaikumsalam, benar dengan R Indah Ridiani

Toleransi Pada Hati




Ketika hati mulai berulah, tak kuasa menahan segala ‘ingin’ yang akan melukai hati yang lain. .
Hentikan ? atau teruskan ? atau bernyanyi saja ?

Usianya Sudah 14 Tahun



Dia sepi, tak berbahasa...

Dia diam, tak banyak bergerak...

Dia hanya diam di atas kursi roda, menatap teman seumurannya bermain, tertawa-tawa..

Ah tidak, dia tidak duduk, dia hanya bersandar, karena tulang belakangnya tak mampu menopang berat badannya sendiri.

Katanya Perbedaan itu Nama Saya (baca : indah)

Perbedaan itu indah.

Rumah itu terbuat dari elemen yang berbeda - beda...


semen...



air...

Ramadhan, Menebar Toleransi, Menuai Harmonisasi (2)

Tak pernah mau kalah dengan komunitas-komunitas muslim yang bertempat tinggal di Amerika Serikat, saya dan crew Radio dari tahun ke tahunnya pun melakukan hal yang sama. Kami membagi-bagikan tajil gratis dan buka puasa bersama yang dibuka untuk publik. Kami membagi-bagikannya kepada siapa saja yang melintas di area Jalan depan pelataran parkir, tak pandang agama, entah itu kristiani, budha ataupun konghuchu. 


Selain membagi-bagikan tajil dan makanan berbuka, kami pun menyuguhkan hiburan band dan akustik menjelang waktu magrib. Siapapun pendengar kami bisa menikmatinya, tak terbatas hanya muslim yang menjalankan ibadah puasa saja, tapi kami juga merangkul segala